Manajemen Mutu untuk IKM

SILABUS ACADEMY

Pelatihan Manajemen Mutu untuk IKM

  1. KONDISI PERMASALAHAN DI ORGANISASI

    Sistem manajemen mutu adalah salah satu syarat dalam memperoleh Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) Sertfikat Nasional Indonesia (SNI). Setiap industri, termasuk juga industri kecil dan menengah (IKM) yang ingin mendapat kepercayaan masyarakat berlomba-lomba menerapkan atau mensertifikasi sistem manajemen mutu (ISO). Bahkan, untuk produk yang termasuk SNI Wajib, penerapan ISO merupakan salah satu syarat untuk memperoleh SPPT SNI sehingga dapat memasarkan produknya kepada masyarakat. 

    Salah satu kendala dalam penerapan sistem manajemen mutu adalah penyusunan dokumen mutu yang membutuhkan bimbingan pihak lain karena IKM tidak familiar dengan tata cara penyusunannya. Penyusunan dokumen mutu tersebut biasanya diserahkan kepada konsultan manajemen mutu atau mendapat bimbingan dari instansi terkait, namun biaya penyusunan manajemen mutu dirasa memberatkan sehingga fasilitasi dari pemerintah juga terbatas.

    Industri kecil dan menengah (IKM) kurang memperhatikan manajemen pengelolaan bisnis, hal ini disebabkan salah satunya karena terbatasnya SDM, baik dari segi kuantitas maupun kualitas, sedangkan tata kelola manajemen yang baik mutlak diperlukan untuk pengembangan usaha. Selain itu konsistensi IKM dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu masih kurang karena dianggap sebagai pekerjaan tambahan. 

    Kontinyuitas penerapan manajemen mutu oleh IKM perlu dikontrol dan diawasi untuk menghindari penerapan manajemen mutu yang hanya memperhatikan tujuan pendek untuk mendapatkan sertifikatnya saja, sedangkan sertifikasi standard biasanya dilakukan surveilance (survei berkala) untuk mengetahui apakah pengusaha masih berkomitmen dalam menerapkan manajemen mutu. Dengan demikian, perlu dilakukan Pelatihan Manajemen Mutu untuk para IKM di Kabupaten Humbang Hasundutan.
  2. OUTPUT YANG DIHARAPKAN

    1. Kompetensi Peserta
      • Memahami cara mengembangkan sentra IKM
      • Mampu mengembangankan sentra IKM
      • Mampu melakukan pembinaan, pemberdayaan dan peningkatan kemampuan IKM dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien dan optimal 
      • Mampu mempercepat penyebaran dan pemerataan pembangunan industri 
      • Mampu meningkatkan daya saing dan peranan IKM
  3. TUJUAN / SOLUSI (HARAPAN)

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan memberikan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan para pengelola sentra terkait dengan tugas-tugas pembinaan dan pengembangan IKM di sentra, cara mengelola sentra IKM dan pemahaman tentang kebutuhan IKM.

  4. MATERI YANG DIBAHAS

    • Pengenalan Manajemen Mutu untuk IKM
    • 7 Prinsip Manajemen Mutu untuk IKM
    • Layanan dan Pihak Berkepentingan
    • Seleksi dan Evaluasi Penyedia Barang/Jasa
    • Sasaran Mutu dan Rencana Pencapaian Target Usaha
    • Identifikasi dan Pengendalian Risiko Usaha
    • Diagnostic Assessment : Kunjungan ke IKM
    • Penyusunan Proses Bisnis Usaha
    • Identifikasi dan Pembuatan SIAOP
    • Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu
    • Pengendalian Dokumen Usaha
    • Audit Internal untuk IKM
    • Legalitas Usaha (Perizinan)
  5. METODE YANG DIGUNAKAN

    Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode diskusi, peragaan, latihan/ praktik/ workshop, studi kasus.
  6. PESERTA YANG PERLU IKUT

    Pengelola Sentra IKM
  7. WAKTU YANG DIBUTUHKAN

    Pelatihan ini dilaksanakan selama 6 Hari

Klien Kami

Kami memberikan pelayanan terbaik hingga menciptakan kepuasan klien kami